Aksi Renovasi

June 29, 2012 · Article, Ary Indra, Blog, Expert Corner, Exterior, HOME BUILDING & REMODELLING, HOME MAINTENANCE & REPAIR, Interior, Uncategorized

Seperti pakaian, kebutuhan akan rumah berubah dan berkembang dengan konstan mengikuti kondisi pemakainya. Ukuran pakaian akan membesar mengikuti pertumbuhan kita, kualitasnya cenderung meningkat sesuai tingkat ekonomi pemakainya dan modelnya harus selalu up to date mengikuti gaya terkini. Pola yang sama juga terjadi pada rumah. Rumah perlu diperbesar ketika penghuninya beranak pinak, diperbaiki ketika kondisi keuangan memungkinkan, atau dipermak wajahnya ketika penampilannya sudah tidak cukup molek untuk ukuran jamannya. Bedanya, perlu energi dan kemampuan lebih untuk mengembangkan kebutuhan rumah kita dibanding hanya membuat atau membeli selembar kemeja. Ada kegiatan memperbaiki  dan mengulang (re) dan mengembangkan sesuatu yang baru (inovasi) dalam prosesnya; yang menjadi benang merah aktivitas renovasi.

 

Sumber Gambar: Home Installations

Langkah merenovasi rumah adalah keputusan maha penting yang harus dilakukan secara strategis, karena mau tidak mau akan melibatkan dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari rumah tangga pemakainya. Kebanyakan pelaku renovasi adalah kelompok menengah dengan kemampuan ekonomi sedang, sehingga kebutuhan renovasi terjadi untuk memperbaiki kualitas hidup mereka. Terkadang (atau mungkin sering terjadi) kebutuhan merenovasi juga bagian dari proses menjaga gengsi, sehingga tiap keputusan harus benar untuk menghasilkan rumah yang diimpikan. Untuk itu, ada beberapa hal penting yang harus dipersiapkan matang, sebagai kunci keberhasilan aksi renovasi.

 

Sumber Gambar: Allen Housing

Mulailah merenovasi rumah dari kebutuhan, bukan jumlah uang yang dimiliki. Sangat penting untuk menyusun kebutuhan yang diinginkan, sebelum menghitung dana yang diperlukan. Jangan memulai renovasi hanya karena tiba-tiba Anda mendapat Kredit Tanpa Agunan dari pesan singkat di SMS yang sayang untuk dilewatkan. Kebiasaan merombak rumah secara impulsif hanya akan menghasilkan rumah tambal sulam, yang pada waktu lama menjadi tidak nyaman karena kurang direncanakan. Pisahkan antara kebutuhan yang diinginkan dan kebutuhan yang benar-benar diperlukan. ‘Need’ over ‘Want’. Lebih perlu menambah satu kamar tidur untuk mertua yang datang menginap seminggu sekali dibandingkan membangun jacuzi terbuka di samping kamar mandi utama yang hanya akan digunakan sekali setiap bulan purnama. Kecuali jika dana yang dimiliki berlebih, prioritas adalah salah satu inti proses renovasi.

Tidak ada gunanya memperbaiki penampilan rumah tanpa memperbaiki kekuatan fisiknya. Struktur rumah adalah hal penting yang sering tidak dipikirkan, padahal fungsinya sebagai rangka yang menjaga agar rumah dapat tetap berdiri di segala situasi tentu tidak dapat diremehkan. Apabila lahan rumah yang Anda tempati tidak cukup besar, biasanya keputusan mengembangkan secara vertikal menjadi pilihan. Pada situasi ini kekuatan struktur rumah harus benar diperhitungkan karena terdapat perbedaan besar antara struktur yang dipersiapkan untuk bangunan 1 lantai dengan struktur yang akan mendukung bangunan berlantai banyak. Tanyakan kepada orang yang paham, bagaimana cara paling ekonomis untuk meningkatkan kemampuan struktur tanpa harus melakukan perombakan terlalu besar, yang beresiko membengkakkan biaya yang sudah dipersiapkan. Kekuatan dan keindahan harus berjalan seimbang, supaya rumah dapat memberikan rasa aman yang diperlukan.

 

Sumber Gambar: Smart Bride Boutique

 

Pertimbangan yang sama juga harus dilakukan untuk kebutuhan mekanikal dan elektrikal, yang jika diterjemahkan dengan mudah adalah kebutuhan akan air dan listrik yang menjamin rumah dapat beroperasi dengan nyaman. Mintalah kepada orang yang paham untuk menghitung jumlah kebutuhan air dan listrik sesuai dengan pengembangan yang akan dilakukan, dan cara paling ekonomis untuk memenuhinya. Teknologi rumah tangga semakin maju, sehingga tidak ada salahnya mengganti mesin lama (pompa air, AC, dsb) yang boros listrik dengan produk baru yang lebih hemat. Investasi awal yang agak tinggi sangat berharga jika dihitung betapa besar penghematan yang dapat anda lakukan dalam pemakaian energi untuk 10 tahun ke depan. Juga tidak ada salahnya mempersiapkan semua kebutuhan kabel dan pemipaan dari awal daripada harus membongkar ulang rumah anda jika suatu saat kebutuhan rumah tiba-tiba bertambah.

Strategi waktu juga sangat penting untuk diperhatikan. Cobalah tentukan waktu yang diinginkan untuk dapat menyelesaikan proses renovasi rumah, kemudian hitunglah mundur untuk dapat dengan tepat menentukan kapan anda harus memulainya. Perombakan yang cukup besar dan melibatkan perubahan struktur akan memerlukan waktu sekitar 10 bulan. Sementara untuk pekerjaan yang lebih sederhana dan tidak menyentuh struktur, 3 sampai 6 bulan adalah perkiraan waktu yang aman. Hindari melakukan renovasi pada hari besar utama (Lebaran, Natal, atau Tahun Baru), karena tenaga kerja (kontraktor, tukang, dsb) akan menghilang dari pasaran dan (jika ada) membutuhkan ongkos yang sangat tinggi. Memulai renovasi rumah kira-kira 10 hari setelah hari besar utama adalah langkah yang pintar karena di waktu tersebut banyak orang membutuhkan pekerjaan yang berakibat pada persaingan harga yang akan menguntungkan kita. Pertimbangan waktu diperlukan juga untuk mengatur pembelanjaan. Banyak produk material rumah yang diobral menjelang hari-hari besar utama, dan akan kembali normal setelah perayaan usai. Harga ekonomis juga dapat ditemukan saat pameran yang biasanya dilakukan pada awal tahun. Berbelanjalah di saat banyak produk dapat diperoleh di bawah harga pasaran sehingga material dapat disimpan sementara waktu sebelum digunakan saat proses renovasi berlangsung dimulai.

 

Sumber Gambar: KCM Blog

 

Setelah semua perencanaan selesai, langkah berikutnya adalah memilih dan menentukan desain yang tepat untuk rumah Anda. Pilih desain yang memenuhi keinginan dan kebutuhan, bukan desain yang hanya menyenangkan orang lain yang melihatnya. Apabila Anda gemar nuansa alam dalam hidup keseharian, tidak ada gunanya memaksa diri memilih desain bergaya industrial yang sedang populer karena tidak akan membuat anda betah tinggal di dalamnya. Desain yang mencerminkan kepribadian pemakainya akan membuat Anda bangga tinggal di dalamnya. Pilih material yang tepat untuk mewujudkan desain itu, material yang memudahkan Anda melakukan perawatan berkala dan sesuai dengan kebiasaan hidup sehari hari. Misalnya, hindari memasang lantai marmer jika anda gemar bersosialisasi dan memiliki kebiasaan mengundang tamu ke rumah secara reguler; karena sifat lantai marmer yang walaupun indah tapi sangat rentan terhadap luka dan noda sehingga akan merepotkan untuk merawat dan membersihkannya secara berkala. Keputusan memilih material ini biasanya memakan waktu cukup lama karena dengan dana yang terbatas akan sangat bijaksana untuk membandingkan beberapa harga dan kualitas barang sebelum memutuskan pembelian. Namun demikian harus diingat bahwa tidak ada gunanya menunda-nuda keputusan terlalu lama karena tanpa disadari akan memakan ongkos yang lebih besar dibandingkan jika keputusan segera dilakukan. Menunggu selama 3 bulan untuk membeli material yang lebih murah 10% tidak akan berarti banyak dibanding membelinya sekarang dengan harga sedikit lebih mahal. Ingatlah bahwa waktu adalah uang, semakin cepat renovasi rumah selesai, semakin hemat pula biaya yang harus anda keluarkan untuk membayar kontraktor dan tukang. Semakin cepat rumah dapat dihuni, berkurang juga energi yang dihabiskan untuk menunggu dan melakukan proses renovasi.

 

Pilih pelaksana yang tepat untuk melakukan renovasi rumah Anda. Gunakan kontraktor profesional jika Anda tidak ingin direpotkan dengan beberapa hal yang cukup rumit untuk dipahami oleh awam. Tapi,  jika ingin terlibat langsung dalam pengerjaan, menggunakan tukang kepercayaan dapat menjadi pilihan yang tepat. Dalam hal ini Anda memegang semua kontrol; baik waktu, maupun keuangan; dengan didukung kemampuan tukang untuk melaksanakan sesuai dengan keahliannya. Cara terakhir ini adalah pilihan menarik jika Anda punya banyak waktu dan ingin memiliki kesempatan untuk bereksplorasi dalam proses merubah rumah. Kepuasan yang dirasakan juga berbeda saat Anda melihat hasil akhir pekerjaannya.

 

Sumber Gambar: Lake Shore HD

 

Terakhir, gunakanlah momen merenovasi rumah ini untuk memperbaiki performa rumah yang selama ini dirasakan kurang. Jika ruang makan Anda selama ini terasa gelap dan tidak nyaman, mungkin ada baiknya mempertimbangkan penambahan jendela atau lubang udara di langit-langit di saat yang bersamaan ketika Anda menambah kamar di lantai 2, misalnya. Satu hal yang sering dilupakan: manjakan diri dengan pilihan-pilihan berani yang selama ini belum terlaksana. Ingin memiliki vertikal garden di samping ruang makan utama? Atau membuat mural besar di ruang tamu untuk menggantikan foto keluarga yang membosankan? Tidak ada salahnya untuk berani mencoba, bukan?

Ingatlah bahwa proses merenovasi rumah adalah saat di mana ‘setan’ konsumerisme dilepaskan dari kandangnya untuk melancarkan godaan yang tak tertahankan. Dari rencana semula hanya memperbaiki kamar mandi yang sudah tidak layak pakai, mungkin akan merembet pada keinginan mengganti lemari dapur yang sudah usang, mengganti keramik di teras belakang, dan seterusnya. Tetaplah bertahan pada rencana kebutuhan yang sudah dilakukan sebelumnya dan berhentilah saat Anda harus berhenti.